Depresi menduduki posisi sebagai salah satu gangguan mental yang paling umum di dunia. Perkembangan teknologi mendukung upaya pendeteksian kecenderungan depresi melalui bahasa yang termuat dalam konten media sosial. Penelitian kualitatif ini menggunakan studi literatur untuk menghimpun informasi dari penelitian-penelitian yang dominan dilakukan di luar negeri tentang pola-pola bahasa pada individu dengan kecenderungan depresi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola-pola bahasa berupa: (1) postingan dikategorikan bermuatan ekspresi emosional, dukungan dan informasi, atau ekspresi kontekstual; (2) penggunaan kata-kata absolut; (3) gaya linguistik berupa pemilihan kata yang memuat emosi negatif, kata yang berfokus pada masa lalu, dan urutan kata yang tidak biasa; (4) penggunaan kata ganti orang pertama tunggal; dan (5) narasi konten yang sangat panjang atau sangat pendek.Kata kunci: pola bahasa, depresi, media sosial, psikolinguistik
Copyrights © 2025