Kehidupan masyarakat kerap terepresentasi dalam karya sastra, tidak terkecuali tekanan yang dialami oleh perempuan dari berbagai latar belakang budaya dan zaman. Penelitian ini membahas dua tokoh perempuan berlatar belakang budaya Jawa dan Bali dari zaman yang berbeda pada novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer, dan Cerpen “Sagra” karya Oka Rusmini. Melalui tokoh-tokoh dalam kedua karya sastra tersebut, terlihat adanya isu ketimpangan relasi kuasa dalam sistem kelas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi keterbelengguan perempuan dalam dua budaya dan zaman yang berbeda. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian tersebut, maka akan digunakan kerangka studi gender dan pendekatan sosiologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam kedua karya sastra tersebut perempuan ditampilkan sebagai komoditas, meskipun kedua tokoh tersebut memiliki keberdayaan diri, tetapi mereka tetap menjadi korban dalam sistem kelas sosial. Hal tersebut disebabkan oleh latar belakang kelas sosial mereka yang dianggap lebih rendah. Selain itu, ketimpangan relasi kuasa pun tercerminkan melalui konflik antartokoh.
Copyrights © 2025