Cara merealisasikan ajaran tasawuf ada bermacam-macam yang dilakukan oleh para penempuh tarekat. Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan ini membahas tentang isi manuskrip, ajaran tasawuf, dan jejaring keilmuan dari Kiai Abdul Qahhar Ngruweng. Teknik analisis datanya melalui analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Temuan penelitian ini menemukan beberapa hal berikut. Pertama, manuskrip Kiai Abdul Qahhar berisi tentang: ajaran tauhid, tulisan Kitab Sittin Mas’alah karya Syaikh Ahmad Az-Zahid, dan ajaran tasawuf. Kedua, ajaran tarekat Kiai Abdul Qahhar direalisasikan melalui empat tarekat, antara lain: Naqsyabandiyah, Akmaliyah, Hurufiyah, dan Syattariyah. Ketiga, beberapa jejaring keilmuan Kiai Abdul Qahhar yang tersebar hingga sekarang, antara lain: jejaring keilmuan ulama Gunung Kawi Malang dibawa oleh Kiai Ageng Muhammad Sufiyah; Mbrebesmili Blitar dan Ponorogo dibawa oleh Kiai Ageng R.M. Djojopoernomo; kemudian menurunkan kepada beberapa wakil wirid hingga menyebar ke berbagai daerah, antara lain: Tulungagung, Trenggalek, Probolinggo, Surabaya, Banyuwangi, Sidoarjo, Samarinda, dan lainnya.
Copyrights © 2025