Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan peran nilai-nilai budaya pappasang Mandar dalam pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi klasik yang terdiri dari 5 tahap analisis data yaitu analisis domain, pola-pola hubungan semantik, analisis taksonomi, dan analisis kompensial, serta analisis tema budaya. Penelitian ini dilakukan di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Majene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menerapkan nilai-nilai pappasang Mandar pada setiap prinsip pengelolaan keuangan daerah yang terdiri dari akuntabilitas, value for money, Kejujuran, transparansi, dan pengendalian.
Copyrights © 2025