Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal Jambi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode design research tipe development study yang terdiri atas tiga tahap, yaitu preliminary, prototyping (meliputi self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test), serta assessment phase. Subjek penelitian melibatkan dua dosen ahli, seorang guru matematika, dan siswa kelas IX SMP Negeri 12 Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi, angket kepraktisan, tes kemampuan berpikir kritis, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis CRT memiliki tingkat kevalidan yang sangat baik dengan skor validasi materi sebesar 77,61% dan validasi desain sebesar 80,86%, serta dinilai sangat praktis dengan persentase kepraktisan 84,70% dari guru dan 79,99% dari siswa. Selain itu, modul ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai pre-test sebesar 26,44% menjadi post-test sebesar 80,53%. Dengan demikian, modul berbasis CRT layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pembelajaran matematika yang kontekstual dan berlandaskan budaya lokal.
Copyrights © 2025