Studi ini mengkaji sistem manajemen kehadiran karyawan PT Prima Sauhur Lestari, sebuah perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Simalungun, selama periode Oktober 2025. Data kehadiran dari 86 karyawan yang tersebar di berbagai departemen diperiksa secara menyeluruh untuk menemukan tren kehadiran, keterlambatan, dan produktivitas kerja. Metodologi studi ini menggabungkan analisis data sekunder dari sistem absensi sidik jari dengan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan temuan tersebut, persentase kehadiran rata-rata di antara 86 karyawan adalah 91,3%, dengan variasi antar departemen yang signifikan. Dengan rata-rata 207 jam kerja efektif di atas standar, Departemen Pergudangan dan Korporat menunjukkan kinerja kehadiran terbaik. Frekuensi keterlambatan dan produktivitas kerja yang ditentukan oleh jam kerja efektif ditemukan berkorelasi negatif. Meskipun memiliki tingkat keterlambatan tertinggi, Departemen Pengolahan departemen terbesar dengan 25 karyawan menunjukkan konsistensi kehadiran yang baik. Studi ini menawarkan saran taktis untuk meningkatkan infrastruktur transportasi karyawan, menerapkan sistem penghargaan dan hukuman, serta menerapkan pengaturan shift yang lebih fleksibel guna memaksimalkan sistem manajemen kehadiran. Bisnis serupa dapat menggunakan implikasi manajerial dari studi ini sebagai panduan untuk meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia, terutama terkait produktivitas dan disiplin pekerja.
Copyrights © 2025