Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya informasi spesifik mengenai kandungan senyawa fitokimia serta aktivitas antioksidan dari minyak atsiri cascara kopi Robusta (Coffea canephora). Cascara, sebagai limbah pengolahan kopi, umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dan sering menimbulkan permasalahan lingkungan akibat akumulasi limbah organik. Padahal, diketahui cascara memiliki kandungan senyawa bioaktif, termasuk antioksidan, namun aplikasinya masih terbatas, terutama dalam bentuk minyak atsiri. Proses destilasi uap yang semula direncanakan tidak memberikan rendemen optimal, sehingga digunakan metode soxhletasi dengan pelarut etanol sebagai alternatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa fitokimia dalam minyak atsiri cascara dengan teknik GC-MS dan mengevaluasi aktivitas antioksidannya menggunakan uji DPPH. Cascara kering sebanyak 200 gram diekstraksi dan menghasilkan minyak atsiri sebanyak 8 ml (rendemen 4,75%). Analisis GC-MS mengungkapkan 17 senyawa, dengan kafein sebagai komponen dominan (62,12%). Bioaktivitas senyawa yang terdeteksi dianalisis melalui PubChem, dan menunjukkan beragam aktivitas seperti antioksidan, antiinflamasi, antikanker, dan antibakteri. Uji DPPH menunjukkan kemampuan antioksidan yang kuat, dengan persen inhibisi >50% pada konsentrasi 80 mg/L dan nilai IC50 dalam kategori kuat. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak atsiri cascara kopi Robusta berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang aplikatif di bidang pangan, farmasi, dan kosmetik.
Copyrights © 2025