Kebijakan Brexit atau Britain Exit merupakan suatu kebijakan yang dilakukan pemerintah United Kingdom dalam memutuskan keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Kebijakan ini diambil berdasarkan referendum yang dilakukan pada tahun 2016. Namun, dalam implementasinya banyak dinamika yang terjadi. Salah satunya yaitu kerentanan pangan yang cukup parah melanda Inggris Raya dalam beberapa tahun pasca pengambilan kebijakan Brexit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dinamika yang dialami oleh Inggris Raya pasca kebijakan brexit dilakukan terutama dalam bidang keamanan pangan. Untuk menganalisis fenomena tersebut, maka digunakan teori keamanan non-tradisional. Teori ini memiliki relevansi dengan implikasi Brexit yang berimbas pada kerentanan pangan di Inggris Raya. Jenis penelitian yang digunakan pada jurnal ini merupakan deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah kebijakan Brexit yang diputuskan oleh Inggris Raya nyatanya memiliki banyak tantangan pada seluruh sektor, salah satunya sektor pangan. Terlebih lagi, terdapat masalah eksternal yang terjadi yaitu gejolak pada kawasan regional eropa.
Copyrights © 2025