Latar belakang: Asam urat merupakan produk akhir katabolisme purin yang disintesis di hati dan diekskresikan melalui saluran kemih lansia lebih rentan terkena asam urat karena adanya perubahan fisiologis dan metabolisme tubuh yang terjadi seiring bertambahnya usia. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan hasil kadar asam urat pada lansia anatara metode POCT dan Enzimatik Urikase. Metode: deskriptif kuantitatif dimana sampel diambil secara purposive sampling dengan kriteria inklusi serta eksklusi pada serum darah 30 lansia di Desa Undaan RW.01. Pemeriksaan yang dilakukan yaitu menggunakan POCT dan Enzimatik Urikase. Hasil: menunjukkan bahwa terdapat hasil normal sebanyak 16 orang (53,3%), dan terdapat hasil yang tinggi sebanyak 12 orang (40%). Kesimpulan: Untuk mengetahui perbedaan signifikan kedua metode menggunakan analisa statistik uji wilcoxon dengan hasil p-value 0,001 (p<0,05).”
Copyrights © 2025