Layanan makanan rumah sakit berperan penting dalam mendukung pemulihan pasien melalui penyediaan nutrisi yang sesuai. Kepuasan pasien terhadap penyelenggaraan makanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari aspek makanan maupun pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap penyelenggaraan makanan di rumah sakit. RSUD Balaraja sebagai rumah sakit tipe B belum pernah melakukan penelitian mengenai kepuasan pasien dalam penyelenggaraan makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanitatif dengan desain cross sectional. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 102 pasien rawat inap. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Variabel dependen yang diteliti adalah kepuasan pasien, sedangkan variabel independen meliputi usia pasien, jenis kelamin, lama tinggal, pendidikan, kualitas makanan, aroma, variasi, tekstur, rasa, penyajian, kebersihan peralatan, ketepatan waktu penyajian, suhu makanan, serta sikap dan penampilan pelayan. Temuan penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara kepuasan pasien dan kualitas makanan (p= 0.000), penampilan makanan (p= 0.014), aroma makanan (p= 0.002), variasi makanan (p= 0.004), rasa makanan (p= 0.008), kualitas layanan (p= 0.044), serta sikap pramusaji (p= 0.044). Tingkat kepuasan pasien secara signifikan dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu kualitas makanan (OR= 35.698, nilai p= 0.002), rasanya (OR= 9.055, nilai p= 0.018), dan tampilannya (OR= 0.026, nilai p= 0.030). Hasil penelitian ini mendukung tujuan untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kepuasan pasien, dengan menunjukkan bahwa kualitas makanan, rasa dan penyajian merupakan fator utama yang berkontribusi secara signifikan.
Copyrights © 2025