Era keterbukaan informasi membawa peluang sekaligus risiko praktik etika publik di Indonesia. nilai-nilai Pancasila sebagai sistem tata susila dapat berperan menjaga integritas, kebersamaan, dan kesetaraan sosial di tengah perkembangan informasi cepat, desentralisasi konten melalui platform digital, dan seiring meningkatnya fenomena disinformasi/Hoaks. Melalui metode pendekatan literatur sistematik( literature systematic ) dari jurnal publikasi ilmiah dan kajian prosedur terkait keterbukaan informasi publik, pembahasan ini terkait tantangan utama yaitu ketegangan antara transparansi dan privasi, penyebaran berita palsu dan ujaran kebencian kelemahan kapasitas tata kelola informasi publik dan disrupsi normatif terhadap cara publik berkomunikasi. Hasil temuan kajian menunjukkan bahwa Pancasila menyediakan kerangka nilai normatif dianggap relevan sebagai prinsip publik digital, namun aktualisasinya memerlukan kebijakan institusional, program literasi online, dan mekanisme penegakan hukum yang adaptif. Rekomendasi meliputi integrasi pendidikan kewarganegaraan berbasis Pancasila serta kolaborasi platform digital untuk modernisasi konten pro-aktif.
Copyrights © 2026