Studi ini bertujuan untuk mengkaji wacana kritis pada caption dari postingan akun Instagram @pramonoanungw dengan menggunakan model analisis yang dirumuskan oleh Norman Fairclough. Dalam ranah komunikasi politik di zaman digital, penelitian ini meneliti cara penggunaan bahasa untuk membentuk narasi serta citra tokoh publik, serta bagaimana wacana ini mencerminkan pergeseran sosial, kelembagaan, dan konteks yang ada. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis isi, yang meliputi pengumpulan data dari unggahan Instagram dan literatur yang relevan. Temuan dari analisis menunjukkan bahwa setiap caption tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga merefleksikan respons terhadap isu sosial yang penting, seperti pengelolaan sampah, akses air bersih, dan infrastruktur olahraga. Melalui aspek praktik sosial dan budaya yang mencakup situasional, institusional, dan sosial, studi ini mengungkapkan hubungan antara wacana tersebut dengan kebijakan pemerintah serta kebutuhan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya analisis wacana kritis untuk memahami komunikasi di media sosial, serta mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap berbagai wacana yang ada. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman praktik komunikasi politik di era digital sekaligus menekankan pentingnya dialog yang konstruktif dalam konteks sosial dan budaya yang lebih luas.
Copyrights © 2025