Keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi berperan penting dalam mendukung keterikatan kerja, termasuk pada prajurit TNI AD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hipotesis bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi merupakan prediktor keterikatan kerja pada prajurit TNI AD di Batalyon 411. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linier sederhana (simple linear regression). Populasi dalam penelitian ini adalah 700 prajurit, dengan jumlah partisipan sebanyak 255 orang yang diperoleh melalui teknik sampel acak sederhana (simple random sampling). Instrumen pengumpulan data menggunakan skala keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi dan skala keterikatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja prajurit Batalyon 411. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi mampu memprediksi keterikatan kerja pada prajurit. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya upaya sistematis untuk meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi sebagai bagian dari strategi memperkuat keterikatan kerja prajurit.
Copyrights © 2025