Permasalahan kesenjangan gender dalam pengelolaan bank sampah masih menjadi tantangan di Surabaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap kader bank sampah perempuan terkait konsep gender dan pemberdayaan perempuan di kegiatan ekonomi komunitas. Metode kegiatan berupa pelatihan satu hari yang dilaksanakan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta penggunaan media digital untuk memfasilitasi partisipasi peserta. Sebanyak 58 kader perempuan bank sampah dari berbagai wilayah Surabaya mengikuti kegiatan ini. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap peserta terhadap peran gender yang diukur melalui pre-test dan post-test. Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan perbedaan signifikan pada pengetahuan (W = 14.5, p < 0.001) dan sikap (W = 315, p = 0.008). Peserta juga menyampaikan refleksi dan pengalaman mengenai tantangan peran gender dan kontribusi ekonomi keluarga. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader bank sampah terhadap peran gender dan memberikan insight baru terkait peran pemberdayaan perempuan dalam perekonomian keluarga.
Copyrights © 2025