SMPN 15 Malang adalah sekolah adiwiyata mandiri di kota malang yang berkomitmen untuk menjadi sekolah adiwiyata tingkat ASEAN melalui inovasi lingkungan di bidang pengolahan sampah organik namun pengolahan sampah yang ada belum cukup untuk menjadi pembeda untuk mencapai cita – cita tersebut. Oleh karena itu, tujuan pengabdian masyarakai dilaksanakan untuk menguatkan inovasi lingkungan di bidang pengolahan sampah organik dalam kerangka ekonomi sirkular yang juga mengintegraksikan potensi budidaya ikan yang ada di sekolah. Penguatan inovasi dilakukan melalui transfer pengetahuan dan adopsi teknologi yang dilaksanakan dengan tiga tahap, yaitu kegiatan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan metode RE-AIM (reach, effectiveness, adoption, implementation and maintenance). Sebanyak 62 siswa memberikan respons terhadap sosialisasi program valorisasi sampah organik. Hasil survei terhadap lima indikator evaluasi e-magazine menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasakan dampak positif, terutama pada kejelasan bahasa dan kemudahan memahami informasi dalam poster. Desain poster berbasis infografis dengan ilustrasi terbukti meningkatkan pemahaman siswa. Namun, beberapa umpan balik negatif muncul terkait daya tarik visual dan penempatan informasi. Tingkat respons sebesar 53% menunjukkan efektivitas moderat kegiatan ini, dipengaruhi oleh durasi penyebaran e-magazine yang relatif singkat, yaitu hanya satu minggu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga sekolah serta mendorong inovasi pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2025