Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadap Purchase Intention pada produk mie instan Supermi di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria berusia di atas 17 tahun, belum pernah membeli produk Supermi, serta aktif menggunakan media sosial. Data dikumpulkan dengan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention dengan koefisien regresi sebesar 0,707, nilai t hitung = 8,052 > t tabel = 1,984, serta tingkat signifikansi p = 0,001 < 0,05. Variabel eWOM juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention dengan koefisien regresi sebesar 0,541, nilai t hitung = 6,232 > t tabel = 1,984, dan tingkat signifikansi p = 0,001 < 0,05. Secara simultan, Brand Image dan eWOM berpengaruh signifikan terhadap Purchase Intention dengan nilai F hitung = 188,879 > F tabel = 3,09, serta tingkat signifikansi p = 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,769 menunjukkan bahwa 76,9% variasi Purchase Intention dapat dijelaskan oleh Brand Image dan eWOM. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan citra merek dan pemanfaatan strategi komunikasi eWOM yang efektif mampu meningkatkan niat beli konsumen terhadap produk mie instan Supermi di Kota Mataram.
Copyrights © 2025