Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi yang meningkatkan risiko infeksi dalam persalinan. Beberapa kasus penyebab KPD belum diketahui. Berbagai faktor yang memengaruhi KPD antara lain umur, paritas, kalainan serviks, kelainan letak, hidramnion dan kehamilan kembar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan KPD. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Pembina Kesejahteraan Umat (RSI PKU) Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan dan RSIA Aisyiyah Pekajangan Pekalongan pada 8 Desember 2023- 3 Januari 2024. Desain yang digunakan adalah case control, dengan perbandingan sampel kasus-kontrol 1:3 dan telah dilakukan matching pada kedua kelompok sampel. Responden yang terlibat sebanyak 120 yang terdiri dari 30 kelompok kontrol dan 90 kelompok kasus. Gaya hidup dinilai menggunakan kusioner, yang merupakan modifikasi antara FANTASTIC lifestyle questionnaire dan Perceived Stress Questionnaire (PSQ) yang telah diuji validitas. Data hasil penelitian dianalisa menggunakan uji chi square. Penelitian ini membuktikan bahwa indicator gaya hidup yang berhubungan dengan KPD antara lain: aktivitas fisik (p value 0,049; OR: 2,500), pola pemenuhan nutrisi (p value 0,000; OR: 17,500), paparan asap rokok (p value 0,000; OR:9,516), pola tidur (p value 0,045; OR:3,120), tekanan psikologi (p value 0,042; OR:2,286) serta optimisme (p value 0,005; OR:0,286). Indikator gaya hidup lainnya yaitu pola hubungan keluarga dan teman, kebiasaan konsumsi alcohol, perilaku keselamatan berkendara, pola hubungan seksual nilai p value 0,090 (OR:2,435), ketenangan dalam berperilaku (p value 0,235; OR:0,647), serta karir (p value 0,336; OR:1,306). Dapat dilakukan penelitian serupa dengan skala yang lebih besar dan dilakukan pengujian ke tahap multivariat .
Copyrights © 2025