Kegiatan praktikum menjadi tantangan bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan proses sains dan literasi sains, khususnya ketika akses ke laboratorium nyata terbatas. Pengabdian ini bertujuan untuk melatihkan siswa kelas XI IPA SMA St. Arnoldus Janssen melakukan praktikum menggunakan laboratorium nyata dan virtual. Kegiatan melibatkan 25 siswa sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan meliputi praktikum di laboratorium fisika dengan peralatan nyata dan praktikum menggunakan laboratorium virtual melalui aplikasi PhET dan Amrita Olabs. Selama kegiatan, keterampilan proses sains siswa diamati melalui tujuh aspek, dan evaluasi literasi sains dilakukan menggunakan tes terkait topik praktikum. Hasil menunjukkan skor rata-rata indikator keterampilan proses sains berada pada kategori sangat baik (3,25–4,00), sedangkan literasi sains siswa tergolong baik dengan rata-rata 79,2 dan standar deviasi 3,73, menunjukkan kemampuan yang relatif merata. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan literasi sains siswa. Temuan ini memberikan panduan bagi guru Fisika untuk merancang kegiatan praktikum yang lebih beragam dan adaptif, sehingga dapat meningkatkan pengalaman belajar dan kompetensi sains siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025