Wilayah Jampang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki kekayaan biodiversitas dan potensi wisata yang besar namun belum tergarap optimal akibat keterbatasan akses dan kurangnya pemanfaatan pendekatan kreatif dalam pengembangan wilayah. Pakidoelan Eco Art and Cultural Laboratory (Pakidoelan Lab) hadir sebagai platform seni dan pendidikan yang mendorong pemanfaatan seni, budaya, dan ekologi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan ini mengacu pada teori Art-Based Environmental Education (ABEE), yang memadukan praktik seni dengan pendidikan lingkungan untuk membangun kesadaran ekologis dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Politeknik Multimedia Nusantara (MNP) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), diselenggarakan “Jampang Creative Camp” pada 17–18 Mei 2025 di Pantai Cibuaya, dengan metode lokakarya, pertunjukan seni tradisional, serta diskusi interaktif bersama pegiat lokal dalam bidang geografi dan sejarah. Tujuannya adalah membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi lokal, mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya dan ekologi, serta mengembangkan strategi berbasis kreativitas untuk pengembangan pariwisata Jampang. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kreativitas yang berakar pada kearifan lokal sebagai dasar pengembangan wilayah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025