Majamecha
Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha

Pengaruh Karbon Rendah Terhadap Uji Tarik Besi Beton D-13 Hasil Proses Thermo Mechanical Treatment

Ardiansyah , Firman Ari (Unknown)
Rijanto, Achmad (Unknown)
Dyah, Atika Isnaining (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Dec 2025

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi besi beton mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah proses Thermo Mechanical Treatment (TMT). Proses TMT dapat meningkatkan sifat mekanik besi beton, seperti kekuatan tarik, kekerasan, dan ketahanan terhadap korosi. Kandungan karbon dalam besi beton juga mempengaruhi sifat mekaniknya. Penelitian ini dilakukan di PT Universal Steelindo Dinamika yang bertempat di Ngoro Mojokerto dan bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kandungan karbon terhadap kekuatan tarik besi beton ulir D13. Metode eksperimen digunakan untuk mengetahui pengaruh variasi kandungan karbon rendah <0,25% terhadap uji tarik besi beton D13 setelah melalui proses Thermo Mechanical Treatment. SNI 2017 adalah standart yang menjadi acuan untuk produksi besi beton di Indonesia. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai uji tarik setelah proses Thermo Mechanical Treatment pada karbon rendah 0,23% untuk kekuatan tariknya sebesar 560 Mpa sedangan kekuatan luluhnya sebesar 430 Mpa, dan nilai elongationnya adalah 17,5% dan nilai Rasionya adalah 1,30. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi karbon semakin besar kekuatan tariknya. Namun, material getas mudah putus dan nilai keuletan sangat rendah.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

majamecha

Publisher

Subject

Engineering Mechanical Engineering

Description

Majamecha adalah jurnal ilmiah yang berisi tentang publikasi hasil karya penelitian, perancangan dan kajian teori di bidang ilmu teknik mesin dan permesinan, meliputi konversi energi, manufakturing, material dan perancangan ...