Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dimensi ontologis dalam pemikiran Humanistik Erich Fromm serta implikasinya bagi praktik bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka (library research). Penelitian ini menelaah karya-karya Erich Fromm serta berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ontologi pemikiran Erich Fromm memandang manusia sebagai makhluk yang sadar, bebas dan memiliki eksistensi yang berkembang melalui keterhubungan, kebebasan, produktivitas, dan orientasi moral. Perspektif ontologis tersebut memberikan kontribusi penting dalam praktik bimbingan dan konseling, terutama dalam memandang klien sebagai individu yang utuh dan juga berkontribusi sebagai dasar filosofis bagi konselor dalam merancang intervensi yang lebih humanistik dan sensitif terhadap konteks sosial-budaya. Dengan demikian, kajian ini menegaskan relevansi pemikiran Erich Fromm sebagai fondasi ontologis dalam mengembangkan praktik bimbingan dan konseling yang komprehensif dan berorientasi pada kemanusiaan.
Copyrights © 2025