Pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) menjadi fondasi penting pendidikan Indonesia dan merepresentasikan pandangan filosofis yang menyentuh dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam filsafat ilmu. Kajian ini bertujuan menganalisis relevansi pemikiran KHD dengan konsep dasar filsafat ilmu serta implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHD memandang manusia sebagai makhluk merdeka yang berkembang secara holistik, dan hal ini berkelindan dengan ontologi humanistik dalam filsafat ilmu. Epistemologi KHD menempatkan pengalaman langsung, budaya, dan kemandirian belajar sebagai sumber pengetahuan, sejalan dengan konstruktivisme dan sosiokultural. Aksiologi KHD menekankan pendidikan berbasis nilai, moral, kemerdekaan, dan kebermanfaatan sosial. Implikasi dalam BK mencakup penguatan layanan yang humanis, berpusat pada peserta didik, kontekstual, dan berorientasi pemberdayaan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi untuk pengembangan model BK berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia.
Copyrights © 2025