Studi ini mengkaji pengaruh budaya pamer dan penghargaan diri yang semakin besar terhadap pola konsumsi Generasi Z di media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana hukum perdagangan Islam (fiqh muamalah) memandang fenomena ini dan menilai keselarasannya dengan prinsip-prinsip Islam tentang pengelolaan kekayaan. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui penelitian kepustakaan dengan meninjau literatur terkait fiqh muamalah, perilaku konsumtif, dan penggunaan media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pamer dan penghargaan diri sering kali mengarah pada konsumsi berlebihan yang didorong oleh citra diri dan kepuasan sesaat daripada kebutuhan yang sebenarnya. Praktik-praktik ini bertentangan dengan prinsip israf dan tabdzir, yang menekankan penggunaan kekayaan secara bijaksana, seimbang, dan bermanfaat. Penelitian ini memberikan pandangan normatif bahwa konsumsi yang dipengaruhi oleh media sosial harus tetap selaras dengan nilai-nilai Islam.
Copyrights © 2025