Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibentuk melalui teks dan elemen visual dalam unggahan akun Instagram @badangizinasional.ri, serta mengkaji strategi komunikasi yang digunakan dalam membangun citra kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan multimodal dengan memadukan kerangka Systemic Functional Linguistics (SFL) dari Halliday dan model framing dari Pan & Kosicki sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing dibentuk melalui kombinasi visual yang menampilkan suasana tertib, ekspresi positif anak-anak, serta simbol-simbol kenegaraan yang menciptakan narasi keberhasilan dan kepedulian negara. Secara tekstual, penggunaan narasi institusional dan testimoni personal memperkuat pesan kebijakan sebagai upaya kolektif yang inklusif dan partisipatif. Strategi komunikasi yang digunakan menunjukkan orientasi humanis, empatik, dan representatif, yang secara efektif membentuk citra pemerintah sebagai aktor yang peduli terhadap generasi muda.
Copyrights © 2025