Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi keterampilan berpikir kritis dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VIII terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021. Fokus kajian diarahkan pada pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam buku teks dengan menggunakan enam indikator berpikir kritis yang dirumuskan oleh Robert H. Ennis, yaitu merumuskan masalah, memberikan argumen, melakukan deduksi, melakukan induksi, mengevaluasi, serta mengambil keputusan dan bertindak. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data berupa 119 pertanyaan dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan indikator berpikir kritis Ennis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator berpikir kritis yang paling dominan adalah merumuskan masalah, disusul oleh memberikan argumen dan melakukan induksi. Sementara itu, indikator deduksi, evaluasi, serta mengambil keputusan dan bertindak muncul dalam jumlah yang terbatas. Simpulan penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VIII sudah berupaya menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, namun distribusi indikator masih belum merata.
Copyrights © 2025