Ibu rumah tangga tidak bekerja sering menghadapi tekanan psikologis akibat peran domestik yang kompleks serta minimnya pengakuan sosial. Tingginya tuntutan dalam mengurus rumah tangga, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan keluarga dapat memicu stres, terlebih jika tidak diiringi dengan dukungan keluarga dan lingkungan sosial yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel berjumlah 100 ibu rumah tangga tidak bekerja di wilayah JABODETABEK yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh signifikan dukungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja dengan nilai R = 0,842 dan R-Square = 0,709, artinya kontribusi kedua variabel sebesar 70,9%. Secara parsial, dukungan keluarga memiliki nilai T-Value = 5,242 >1,96 dan lingkungan sosial memiliki nilai T-Value = 5,21 > 1,96 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa baik dukungan keluarga maupun lingkungan sosial secara signifikan memengaruhi tingkat stres, dengan pengaruh terbesar berasal dari dukungan keluarga. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran lingkungan sosial dan keluarga dalam menekan tingkat stres ibu rumah tangga tidak bekerja.
Copyrights © 2025