Pentingnya Al-Qur’an sebagai wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dikaji dalam penelitian ini. Langkah pertama untuk memahami sepenuhnya pelajaran Al-Qur'an adalah dengan mengingat kata-katanya. Penekanan utama penelitian adalah bagaimana Pondok Pesantren Alam Tahfiz Al-Fatih Tajur Halang Kabupaten Bogor melaksanakan hafalan Al-Qur’an. Metodologi kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data dengan cara pencatatan dokumen, wawancara subjek, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan target minimal hafalan adalah 15 juz dalam 3 tahun, dapat disesuaikan dengan kesepakatan. Pembelajaran hafalan Al-Qur'an rutin dilaksanakan setelah shalat subuh, ashar, dan isya dengan persiapan, setoran hafalan, dan evaluasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses hafalan meliputi santri, guru, orangtua, lingkungan pesantren, dan faktor eksternal. Kesimpulannya, implementasi pembelajaran hafalan Al-Qur'an di Pondok Pesantren Alam Tahfiz Al-Fatih Tajur Halang, Kabupaten Bogor, telah berjalan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan metode pengajaran.
Copyrights © 2025