Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan inovasi produk pada pelaku usaha kuliner mikro di area kuliner Luwes. Sebanyak enam stand makanan dan minuman menjadi mitra kegiatan, yaitu Ayam Gunting, Takoyaki, Campina Ice Cream, Waffle, Es Teh, dan Bento. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif-aplikatif melalui pendekatan praktik langsung, meliputi pembukuan manual, pengelolaan bahan baku, dan pengembangan variasi produk. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi lapangan, wawancara, dan perbandingan omzet sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan manajemen usaha dengan tingkat ketercapaian rata-rata 82,5%, kenaikan omzet harian sekitar 15%, serta penurunan pemborosan bahan baku hingga 12%. Selain itu, peserta menunjukkan kreativitas tinggi dalam inovasi menu dan mulai memperhatikan kebersihan serta estetika penyajian produk. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan membangun budaya.
Copyrights © 2025