Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pelaku Usaha Kuliner melalui Pelatihan Manajemen Usaha dan Inovasi Produk pada Stand Makanan dan Minuman Luwes Ungaran Nufninu, Novinda Grezen; Wibowo, Agus
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/2esr6s64

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan inovasi produk pada pelaku usaha kuliner mikro di area kuliner Luwes. Sebanyak enam stand makanan dan minuman menjadi mitra kegiatan, yaitu Ayam Gunting, Takoyaki, Campina Ice Cream, Waffle, Es Teh, dan Bento. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif-aplikatif melalui pendekatan praktik langsung, meliputi pembukuan manual, pengelolaan bahan baku, dan pengembangan variasi produk. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi lapangan, wawancara, dan perbandingan omzet sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan manajemen usaha dengan tingkat ketercapaian rata-rata 82,5%, kenaikan omzet harian sekitar 15%, serta penurunan pemborosan bahan baku hingga 12%. Selain itu, peserta menunjukkan kreativitas tinggi dalam inovasi menu dan mulai memperhatikan kebersihan serta estetika penyajian produk. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan membangun budaya.
Hak Anak di Atas Kertas: Kegagalan Negara dalam Pemenuhan Pendidikan Dasar di Wilayah 3T: Analisis Sosiologi Hukum (Studi Kasus di Sumba) Bani, Bruno; Nufninu, Novinda Grezen
Perkara : Jurnal Ilmu Hukum dan Politik Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2025: Perkara Jurnal Ilmu Hukum dan Politik
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/dx40j373

Abstract

This research is motivated by the ongoing disparity in the distribution of education in underdeveloped, frontier, and outermost regions (3T), particularly in the Sumba region, despite national regulations and commitments to education funding being established. The main issue lies in the gap between legal norms that guarantee equal access to education and the reality of its implementation at the regional level. This research aims to analyze the effectiveness of educational equity policies from the perspective of legal sociology and to identify the structural factors that influence their implementation. The research method used is a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through interviews with 30 informants consisting of education officials, school principals, teachers, and parents, as well as supported by document analysis and secondary data. The research results indicate that the education equity policy has not been fully effective, marked by an imbalance in the teacher-student ratio, limited infrastructure, and resource distribution constraints. These findings indicate a gap between regulatory design and implementation practices, influenced by institutional capacity, intergovernmental coordination, and the geographical conditions of the region. Theoretically, this research reinforces the perspective that the effectiveness of law is determined by the interaction between norms, structures, and social conditions. Practically, this research recommends need-based affirmative policies to achieve substantive educational equity in the 3T areas.