Keberadaan sentra industri merupakan komponen fundamental dalam memperkuat struktur perekonomian nasional melalui Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh formasi keterkaitan industri, pola kluster, dan orientasi PEL terhadap kinerja usaha dan keberlanjutan sentra industri di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan metode survei dengan data yang dikumpulkan dari 100 pelaku usaha di sektor industri kreatif. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha, yang didominasi oleh kuatnya keterkaitan ke belakang (backward linkages) dalam pengadaan bahan baku, meskipun keterkaitan ke depan (forward linkages) masih belum optimal. Pola kluster menunjukkan bahwa aglomerasi spasial berkontribusi pada efisiensi produksi namun belum sepenuhnya mendorong inovasi kolektif. Selanjutnya, orientasi PEL terbukti berperan sebagai variabel krusial yang memperkuat hubungan antara dinamika kluster dan pertumbuhan ekonomi daerah. Studi ini menyimpulkan bahwa intervensi kebijakan yang sinergis, dengan fokus pada integrasi rantai pasok dan pengembangan kluster berorientasi pasar, sangat penting untuk meningkatkan daya saing sentra industri Indonesia.
Copyrights © 2025