Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Menengah (SAK EMKM) di Indonesia dengan menggunakan pendekatan studi literatur sistematik. Kajian ini menganalisis penelitian terdahulu yang relevan dengan topik yang membahas pemahaman, implementasi, hambatan dan dampak penerapan SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun SAK EMKM telah disosialisasikan sejak 2018, tingkat penerapannya masih relative rendah terutama pada pelaku usaha mikro, Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementaasi meliputi tingkat Pendidikan, literasi keuangan, dukungtan pemerintah, serta pelatihan akuntansi berkelanjutan. Kendala utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pemahaman standar, rendahnya adopsi teknologi akuntansi digital, dan kurangnya sosialisasi di daerah. Secara keseluruhan, penerapan SAK EMKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan, transparansi usaha dan akses pembiayaan perbankan. Penelitian ini menyarankan perlunya kolaborasi antara Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan untuk memperluas adopsi SAK EMKM melalui strategi edukatif dan teknologi digitalisasi laporan keuangan.
Copyrights © 2025