Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga, pengeluaran pemerintah, investasi, ekspor, dan impor terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder deret waktu dari BPS, Bank Indonesia, dan sumber resmi lainnya periode 2017–2024. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares (OLS) setelah data dinyatakan memenuhi asumsi klasik, meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial konsumsi rumah tangga dan ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB, sedangkan pembentukan modal tetap bruto, pengeluaran pemerintah, dan impor tidak memberikan pengaruh signifikan. Namun secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap PDB dengan nilai R-squared sebesar 0,995, yang menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 99,5% variasi perubahan PDB. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia secara dominan masih ditopang oleh permintaan domestik serta kinerja ekspor, sementara efektivitas investasi, belanja pemerintah, dan impor masih memerlukan optimalisasi untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyrights © 2025