Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam video YouTube “Jatuh Cinta Sama Edinburgh” karya Maudy Ayunda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis, data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan yang memuat unsur peralihan bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 tuturan yang mengandung fenomena kebahasaan, terdiri atas 8 alih kode ekstern dan 10 campur kode ekstern. Alih kode terjadi pada tingkat kalimat atau klausa sebagai peralihan penuh antarbahasa, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan kata, frasa, atau klausa bahasa Inggris dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Fenomena ini dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan internasional penutur, karakteristik audiens global, serta konteks komunikasi digital yang informal. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode merupakan strategi komunikasi yang mencerminkan identitas bilingual penutur sekaligus dinamika kebahasaan masyarakat digital kontemporer. Temuan ini memperkaya kajian sosiolinguistik dalam konteks media sosial dan memberikan kontribusi pada pemahaman praktik bilingualisme di ruang digital.
Copyrights © 2025