Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran Desain Grafis Percetakan bagi siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Tompasobaru, serta menguji kelayakan media tersebut sebagai alat bantu belajar. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi karena kurangnya variasi metode penyampaian, ketidakmampuan memanfaatkan sumber belajar daring secara efektif, dan belum tersedianya media pembelajaran yang sederhana dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Model MDLC terdiri dari enam tahap: Konsep, Desain, Pengumpulan Materi, Perakitan (Assembly), Pengujian (Testing), dan Distribusi. Produk akhir yang dikembangkan berupa aplikasi pembelajaran interaktif berbasis Android yang dibangun menggunakan perangkat lunak Articulate Storyline 3. Aplikasi ini mencakup materi dan tutorial tentang Photoshop. Hasil pengujian kelayakan menunjukkan bahwa media pembelajaran ini berada dalam kategori “Sangat Layak”. Penilaian dari ahli media memperoleh rata-rata 84,21% , sementara ahli materi memberikan penilaian sebesar 95,29%. Uji coba pengguna (usability testing) yang melibatkan 25 siswa kelas XI menghasilkan persentase kelayakan sebesar 82,6%. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa aplikasi media pembelajaran interaktif ini layak, dapat diterima, dan efektif digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran Desain Grafis Percetakan di era digital.
Copyrights © 2025