Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan kokurikuler dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran Ekonomi melalui penerapan Kurikulum Merdeka berbasis deep learning di SMA Al Islam 1 Surakarta. Latar belakang penelitian ini bermula dari temuan bahwa kreativitas siswa dalam menghasilkan karya ekonomi masih rendah, terutama karena pembelajaran cenderung berfokus pada hafalan dan tidak memberikan ruang yang cukup untuk mengeksplorasi ide. Kurikulum Merdeka berbasis deep learning, yang menekankan prinsip-prinsip pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan penuh kesadaran, berfungsi sebagai fondasi untuk mengembangkan kreativitas melalui pengalaman belajar yang autentik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi selama kegiatan kokurikuler, khususnya Market Day. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler memberi siswa kesempatan untuk berinovasi, mengembangkan produk, dan menerapkan konsep-konsep ekonomi seperti manajemen bisnis, perhitungan biaya, strategi pemasaran, dan analisis keuntungan. Kegiatan-kegiatan ini merangsang kreativitas siswa dalam bentuk berpikir divergen, pemecahan masalah, inovasi produk, dan pengambilan keputusan berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi. Selain itu, partisipasi dalam Market Day terbukti meningkatkan Dimensi Profil Lulusan, khususnya kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan bahwa kegiatan kokurikuler merupakan sarana efektif untuk memperkuat pembelajaran mendalam dan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2025