Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Dijkstra untuk menentukan jalur sinyal tercepat dalam jaringan WiFi kampus, dengan tujuan untuk mengoptimalkan waktu tempuh sinyal antara titik-titik yang terhubung di dalam kampus. Model yang digunakan terdiri dari 20 titik yang saling terhubung, masing-masing memiliki bobot yang mewakili waktu tempuh sinyal dalam milidetik (ms). Algoritma Dijkstra diterapkan untuk menghitung jalur terpendek dari masjid (Titik A) ke laboratorium (Titik T), dengan meminimalkan total waktu tempuh sinyal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur optimal yang diperoleh adalah A → C → H → N → T dengan total waktu tempuh sebesar 50 ms. Temuan ini menunjukkan efektivitas algoritma Dijkstra dalam mengidentifikasi jalur terpendek dan potensinya untuk meningkatkan performa jaringan WiFi, terutama di lingkungan kampus yang padat. Penelitian ini juga menyarankan pengembangan lebih lanjut untuk menerapkan algoritma ini pada jaringan yang lebih besar dan dinamis, dengan mempertimbangkan variasi sinyal secara real-time, serta integrasi dengan teknologi terkini seperti pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi dan adaptabilitas algoritma.
Copyrights © 2025