Hidrogen sulfida (H₂S) adalah gas beracun, korosif, dan mudah terbakar yang umum ditemukan dalam kegiatan pengeboran minyak dan gas. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan mengoptimasi konsentrasi H₂S berdasarkan data pembacaan puncak (peak reading) dari aplikasi iNet pada Rig di area WK Rokan periode Januari–Maret 2025. Variabel yang dianalisis meliputi konsentrasi H₂S, lokasi rig, waktu kejadian, dan jenis pekerjaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier multivariat dan optimasi numerik berbasis MATLAB. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model matematis yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengendalian risiko paparan H₂S. Hasil ini mendukung implementasi standar Pertamina, ACGIH, OSHA, API RP 49, dan ANSI Z37. 2-1972, sekaligus meningkatkan efektivitas mitigasi bahaya H₂S pada operasi pengeboran di WK Rokan. Optimasi dilakukan untuk mengetahui kondisi variabel yang menghasilkan konsentrasi H₂S terendah (minimum) dan tertinggi (maksimum) pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan MATLAB, diperoleh: Konsentrasi Minimum = 15,6 ppm,Bulan: Maret 2025,Jenis pekerjaan: TOH Plunger,Lokasi: DSF,Jarak: 2 m,Durasi: 20 menit,Konsentrasi Maksimum = 92,4 ppm,Bulan: Februari 2025,Jenis pekerjaan: Released Tubing Hanger,Lokasi: DSF,Jarak: 2 m,Durasi: 25 menit. Keywords: Hydrogen sulphide(H₂S),MATLAB,optimization,modelling,Peak reading
Copyrights © 2025