Penelitian studi literatur ini bertujuan menganalisis kontribusi penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam peningkatan kinerja operasional ritel di Indonesia, khususnya UMKM, serta mengidentifikasi tantangan dan Faktor Kritis Keberhasilannya (CSFs). Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur sistematis terhadap 30 artikel terpilih, analisis difokuskan pada kerangka lima dimensi kinerja operasional: quality, speed, dependability, flexibility, dan cost (Slack et al., 2019). Hasilnya menunjukkan bahwa implementasi FIFO berkontribusi signifikan pada kelima dimensi tersebut, terbukti efektif meminimalkan kerugian stok kedaluwarsa, meningkatkan kecepatan rotasi, dan menjamin keandalan kualitas produk. Meskipun demikian, UMKM menghadapi tantangan utama seperti keterbatasan ruang, rendahnya kompetensi staf, dan penggunaan sistem inventori manual. Keberhasilan FIFO sangat ditentukan oleh CSFs, meliputi penguatan komitmen manajerial, standarisasi SOP, dan transisi menuju sistem inventori digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan FIFO harus terstruktur dan didukung teknologi untuk mencapai efektivitas operasional ritel secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025