Pendahuluan:Ibu hamil perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Zat gizi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Kondisi ekonomi yang kurang baik, status gizi ibu yang rendah, dan minimnya asupan gizi pada anak dapat menjadi faktor penyebab terjadinya stunting. Kementerian Kesehatan RI (2017) menyatakan bahwa stunting umumnya terjadi akibat kekurangan zat gizi atau kegagalan dalam pemenuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Janin memperoleh nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibu serta dari cadangan gizi yang tersimpan dalam tubuh ibu. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai kandungan gizi ikan patin sebagai pangan lokal, serta mendorong pemanfaatannya dalam menu sehari-hari selama masa kehamilan. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan pembagian buku resep olahan ikan patin yang. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang ibu hamil. Manfaat: Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya gizi seimbang. Materi yang diberikan mencakup makanan bergizi untuk ibu hamil, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta berbagai resep olahan bergizi dengan bahan utama ikan patin. Hasil: Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 47 meningkat menjadi 82 pada posttest setelah mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebesar 35 poin setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berbasis pemanfaatan ikan patin sebagai pangan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil serta mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat. Kata Kunci : Ibu hamil, Pangan Lokal, Ikan Patin, DAS
Copyrights © 2025