Penggunaan listrik seringkali tidak dapat dipantau secara rinci, menyebabkan penggunaan energi berlebih akibat kurangnya pengawasan. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan sistem pemantauan penggunaan listrik berbasis teknologi edge computing dengan protokol HTTP. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP32 untuk mengolah data dari modul PZEM-004T yang mengukur arus, tegangan, daya, dan energi. Data dikumpulkan dari penggunaan perangkat elektronik selama 2 jam 12 menit dengan biaya Rp707,56 dan 7 jam 15 menit sebesar Rp1.169. Penggunaan edge computing juga dianalisis untuk mengukur delay, packet loss, dan jitter dalam pengiriman data sensor ke edge server. Hasil pengujian menunjukkan delay 485,07 ms, packet loss 0%, dan jitter 0,087 ms pada uji pertama. Pada uji kedua, delay 162,41 ms, packet loss 0%, dan jitter 0,584 ms. Uji ketiga menunjukkan delay 538,82 ms, packet loss 0%, dan jitter 2,157 ms, sedangkan uji keempat menghasilkan delay 268,53 ms, packet loss 0%, dan jitter 1,369 ms. Sistem ini terbukti mampu memantau konsumsi listrik secara efektif dan memberikan informasi rinci untuk pengawasan energi. Kata kunci - IoT, Edge Computing, Pemantauan Listrik, QoS.
Copyrights © 2025