Tempe merupakan makanan fermentasi yang memanfaatkan kapang Rhizopus sp. Tempe sebagai salah satu pangan lokal Indonesia kurang diminati karena pengolahannya yang kurang bervariasi. Inovasi produk pangan berbasis tempe menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal sekaligus membuka peluang wirausaha kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk olahan tempe kedelai dengan memanfaatkan mikroorganisme Rhizopus sp. sebagai agen fermentasi, kemudian diolah menjadi produk inovatif bernama Cheesy Tempeh Ball. Produk ini menggabungkan cita rasa tradisional tempe dengan sensasi keju modern, sehingga menghasilkan camilan sehat, bergizi, dan menarik bagi konsumen muda. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan metode eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi tempe menggunakan kapang Rhizopus sp. menghasilkan tempe dengan struktur padat dengan aroma tempe yang khas. Aktivitas metabolik jamur selama fermentasi juga meningkatkan nilai gizi kedelai melalui peningkatan ketersediaan nutrisi, produksi enzim fitase yang meningkatkan penyerapan mineral, dan bahkan potensi pembentukan vitamin B12 serta senyawa antioksidan. Kombinasi tempe dan bahan lainnya menghasilkan produk Cheesy Tempeh Ball yang memiliki potensi tinggi sebagai alternatif makanan sehat yang inovatif dan menarik. Meskipun terdapat kerugian dalam produksi skala kecil namun dengan peningkatan volume produksi dan efisiensi biaya, usaha ini memiliki potensi keuntungan yang positif dengan berbagai strategi pemasaran.
Copyrights © 2025