Transformasi digital mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengadopsi strategi pemasaran berbasis media sosial guna meningkatkan daya saing, terutama di wilayah seperti Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten digital dan influencer terhadap keputusan pembelian produk UMKM, dengan fokus pada jenis konten (informatif, emosional, persuasif) serta atribut influencer (keaslian, daya tarik, dan keahlian). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain explanatory Research, menggunakan kuesioner tertutup yang dibagikan kepada 100 responden yang merupakan konsumen aktif produk UMKM digital. Data dianalisis menggunakan regresi berganda linier untuk menguji hubungan antarvariabel secara simultan dan parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten digital dan influencer berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 48,2%, menandakan adanya kontribusi signifikan dari kedua variabel tersebut terhadap perilaku konsumen. Secara parsial, konten digital memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan influencer, namun keduanya saling melengkapi dalam membentuk persepsi dan niat membeli. Penelitian ini memberikan kontribusi interpretasi dalam penguatan model komunikasi pemasaran digital berbasis lokal serta kontribusi praktis dalam penyusunan strategi UMKM digital melalui pemanfaatan konten dan pemilihan influencer yang sesuai dengan karakteristik pasar lokal. Temuan ini relevan dengan kebijakan pengembangan dan praktik pemasaran digital yang lebih inklusif dan kontekstual dalam mendukung pemberdayaan UMKM di era ekonomi digital
Copyrights © 2025