Penelitian ini berfokus pada kajian kesantunan berbahasa pada era digital antara mahasiswa dan dosen di Universitas HKBP Nommensen Medan dengan menggunakan media whatsapp dengan menggunakan desain deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data utama dikumpulkan berupa ujaran-ujaran yang langsung dari percakapan dosen dan mahasiswa melalui whatsapp. Data yang berupa kata-kata atau teks tersebut kemudian dianalisis dan hasil analisis berupa penggambaran atau deskriptif. Untuk mendapatkan data yang sah dan valid, dilakukan uji validitas data yang berupa triangulasi data menurut berbagai sumber data. Hasil penelitian menunjukan penggunaan penanda kesantunan oleh mahasiswa dan dosen berupa penanda menyapa dan menawarkan bantuan, menyetujui, ucapan terima kasih,meminta,meminta maaf, memberi pujian, memberi peringatan,memberi saran alternatif, menginformasikan, menolak dan memberi perintah. Mahasiswa juga menggunakan emoticon. Emoticon digunakan untuk menggantikan Intonasi dan ekspresi wajah: dalam komunikasi tatap muka, intonasi suara dan ekspresi wajah. Emoticon berfungsi sebagai pengganti visual dari elemen-elemen tersebut, membantu menyampaikan nada yang dimaksud. Selain itu emoticon digunakan mahasiswa untuk mengurangi kesan kasar atau negatif.
Copyrights © 2025