AbstrakPenelitian ini mengkaji narasi besar Alkitab dan from mandat penatalayanan di Taman Eden hingga visi eskatologis langit dan bumi baru sebagai kerangka teologis yang kokoh bagi aktivisme lingkungan generasi muda Kristen di tengah krisis ekologis global dan ancaman kepunahan massal. Dengan metode analisis naratif teologis dan hermeneutik ekologis, penelitian mengintegrasikan eksegesis mendalam Kejadian 1–3, Roma 8, dan Wahyu 21–22 dengan realitas gerakan pemuda kontemporer. Ini menunjukkan bahwa narasi biblika mampu mengubah eco-anxiety dan religiusitas implisit menjadi iman eksplisit yang tahan banting, serta melahirkan paradigma aktivisme baru bernama “Eden-Eskaton Aktivisme” (EEA) yang menggerakkan civil disobedience berbasis penatalayanan, liturgi duka ekologis, dan restorasi regeneratif. Hasil yang didapat dari penelitian ini menyimpulkan bahwa hanya narasi Kristen yang eskatologis-penatalayanan yang mampu memberikan harapan apokaliptik yang memberdayakan, menjadikan gereja dan pemuda Kristen sebagai agen profetik utama dalam perlawanan terhadap kepunahan ekologis abad ke-21.Kata Kunci: Aktivisme Pemuda Kristen, Ekoteologi, Eden-Eskaton Aktivisme, Pembaruan Kosmis
Copyrights © 2025