Studi ini bertujuan meneliti trauma finansial pada mahasiswa, yang terbukti menjadi masalah penting dengan dampak kompleks, mencakup gangguan kognitif, reaksi emosional yang kuat, manifestasi fisik, hingga krisis identitas, sehingga memerlukan intervensi yang menyeluruh. Penelitian ini fokus pada analisis karakteristik trauma, evaluasi keefektifan model integratif, dan kebutuhan fungsi filosofis serta musikal dari Tembang Macapat Maskumambang sebagai media seni terapeutik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka Modifikasi Cognitive Behavioral Art Therapy (CBAT) melalui Expressive Arts Therapy. Hasilnya menunjukkan efektivitas tinggi dari pendekatan terpadu ini. Dukungan hukum (UU No. 17/2023 & UU No. 11/2009) memberikan rasa aman dari tekanan eksternal, sementara Maskumambang berperan sebagai intervensi psikososial yang unik. Dengan demikian, model integrasi hukum dan terapi berbasis kearifan lokal ini berhasil membangun kerangka pemulihan yang holistik, manusiawi, dan lestari bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026