Salah satu tren yang terus berkembang adalah permintaan akan produk sayuran hidroponik, sehingga Kota Jember menjadi pilihan tempat pengambilan sampel pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam membeli sayuran hidroponik di Kota Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling terhadap 60 responden yang pernah membeli sayuran hidroponik di tiga kecamatan, yaitu Sumbersari, Patrang, dan Kaliwates. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan profil responden, serta regresi linier berganda untuk menguji pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap jumlah pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen sayuran hidroponik di Kota Jember didominasi perempuan, berusia 20–29 tahun, berpendidikan SMA/sederajat, dan bekerja sebagai wiraswasta dengan pendapatan antara Rp1.000.000–Rp3.000.000 per bulan. Uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen pada taraf signifikansi 10%. Berdasarkan hasil uji t (parsial) bahwa yang berpengaruh secara parsial terhadap jumlah pembelian adalah variable ketersediaan dan variabel sikap Dimana nilai sig dari ke dua variabel ini ≤ 0,1 disimpulkan bahwa variabel sikap dan variabel ketersediaaan berpengaruh secara parsial terhadap jumlah pembelian.
Copyrights © 2025