Pupuk organik seperti Azolla dan pupuk kandang kambing berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.), namun dosis optimal dan interaksinya perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai dosis pupuk organik cair (POC) Azolla dan pupuk kandang kambing serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi buncis. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 16 kombinasi perlakuan (dosis POC Azolla: 240, 250, 260, 270 ml/tanaman; pupuk kandang kambing: 0, 3, 6, 9 kg/plot) dan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, cabang primer, panjang buah, serta jumlah dan berat buah. POC Azolla 270 ml/tanaman signifikan meningkatkan jumlah daun dan cabang primer, sedangkan pupuk kandang kambing berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter vegetatif dan produksi, dengan dosis optimal 4,5 kg/m² (pertumbuhan) dan 3 kg/m² (produksi). Interaksi nyata teramati pada jumlah cabang primer 35 HST, dengan kombinasi A4K2 (270 ml Azolla + 3 kg/m² pupuk kandang) memberikan hasil terbaik. Kombinasi POC Azolla dan pupuk kandang kambing dapat meningkatkan produktivitas buncis, dengan rekomendasi dosis spesifik untuk target pertumbuhan atau hasil panen.
Copyrights © 2025