Transformasi pendidikan di era globalisasi telah menjadikan pendidikan sebagai komoditas ekonomi, menimbulkan tekanan terhadap profesionalisme guru. Komersialisasi ini menempatkan institusi pendidikan dalam kerangka bisnis, dengan orientasi keuntungan yang seringkali menggeser misi utama pendidikan sebagai sarana pengembangan manusia seutuhnya. Artikel ini mengkaji bagaimana guru mempertahankan profesionalisme dalam kondisi tersebut. Kajian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis literatur relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa integritas moral, kompetensi pedagogik, dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan fondasi utama profesionalisme guru. Guru dituntut untuk tetap idealis dan berorientasi pada kepentingan peserta didik meskipun berada dalam tekanan pasar. Temuan ini menjadi refleksi penting bagi para pemangku kepentingan dalam membangun sistem pendidikan yang lebih humanis dan berkualitas.
Copyrights © 2025