Kesehatan mental santri merupakan aspek penting dalam pengembangan karakter dan kualitas kehidupan di lingkungan pesantren. Namun, dinamika kehidupan berasrama, tekanan akademik, serta pola relasi hierarkis sering memunculkan masalah psikososial yang mengganggu keharmonisan komunitas. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kesehatan mental komunitas pesantren melalui pendampingan berbasis Psikologi Islam Moderat yang mengintegrasikan nilai tawazun, tasamuh, dan islah dengan pendekatan psikologis. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan santri, musyrif, dan pengasuh dalam proses identifikasi masalah, perancangan solusi, aksi kolaboratif, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri tentang isu kesehatan mental, menurunnya stigma terhadap ekspresi emosional, dan terbentuknya pola interaksi yang lebih harmonis. Penguatan kapasitas musyrif terhadap keterampilan komunikasi empatik turut berkontribusi pada terciptanya lingkungan pesantren yang lebih suportif dan terbuka. Program ini membuktikan bahwa pendekatan Psikologi Islam Moderat efektif menjadi model pendampingan kesehatan mental yang kontekstual, diterima, dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2025