Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran integratif yang menggabungkan teks drama dalam pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi IPS berupa peristiwa sejarah lokal, guna meningkatkan kreativitas, pemahaman budaya, dan karakter siswa. Model ini dirancang berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan desain pembelajaran berbasis praktik kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sejarah lokal ke dalam pembelajaran drama mampu mendorong siswa berpikir kritis, mengekspresikan ide secara kreatif, serta memahami nilai-nilai budaya lokal. Sintak pembelajaran dikembangkan melalui tahapan experiencing, conceptualising, analyzing, producing, networking, applying, comparing, dan synthesis. Selain berdampak pada peningkatan keterampilan menulis dan berpentas, model ini juga memperkuat Profil Pelajar Pancasila melalui aktivitas yang menyentuh dimensi spiritual, sosial, dan kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran integratif drama berbasis sejarah lokal merupakan pendekatan inovatif yang relevan untuk membentuk generasi yang kreatif, reflektif, dan berkarakter.
Copyrights © 2025